Apakah Jin Juga Makan Dan Minum?

Kopisruput.net – ﷽, Ada 3 pendapat ulama tentang hal ini. Pendapat pertama bahwa Jin tidak makan dan minum. Pendapat kedua bahwa Jin ada yang makan dan minum ada juga yang tidak. Dan pendapat yang paling kuat adalah yang ketiga, yakni bahwa jin juga makan dan minum. Ini diperkuat oleh hadits shahih yang banyak sekali jumlahnya.

Dalam shahih al-Bukhari ada sebuah hadits yang diriwayatkan bahwa Abu Hurairah radhiallahu Anhu pernah membawakan kantong air untuk berwudhu dan memenuhi keperluan Rasulullah ﷺ. Kemudian beliau ﷺ bertanya, “siapa?”. Abu Hurairah menjawab “Abu Hurairah”. Beliau berkata, “Tolong carikan aku batu untuk bersuci dan jangan kamu mengambil tulang dan kotoran hewan. Lalu saya membawakan beberapa batu yang saya bawa di atas pakaian saya, kemudian saya meletakkannya di samping Rasulullah ﷺ. Setelah itu saya beranjak pergi.

Setelah beliau selesai dari keperluannya, saya berjalan bersama beliau. Lalu saya bertanya, “Ada apa dengan tulang dan kotoran hewan?” Beliau berkata, “Keduanya adalah makanan Jin. Aku pernah didatangi oleh utusan jin Nashibain, jenis jin paling baik. Mereka bertanya kepadaku tentang makanan mereka. Maka aku berdoa kepada Allah supaya Dia memberikan rasa pada setiap tulang dan kotoran hewan yang dijumpai oleh bangsa jin.

Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits di dalam shahihnya dari Abdullah bin Umar radhiallahu Anhu, ia berkata, ‘Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

اِذَا اَكَلَ اَحَدُكُمْ فَلْياْكُلْ بِيَمِيْنِهِ وَاِذَا شَرِبَ فَاْيَشْرَبْ بِيَمِيْنِهِ فَاِنَّ الشَّيْطَانَ يَاْكُلُ بِشِمَالِهِ

“Apabila salah seorang diantara kalian makan hendaklah ia makan dengan tangan kanannya, dan apabila dia minum hendaknya dia minum dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” [HR. Bukhari: (7/171-fathul bari)]

Dalam kitab shahihnya Imam Muslim meriwayatkan sebuah hadits dari Huzaifah bin Yaman radhiallahu Anhu dia berkata,

“Setiap kali kami menghadapi makanan bersama Rasulullah ﷺ kami tidak berani mendahului beliau untuk mengambil makanan sampai beliau ﷺ memulai dan mengambil dengan tangannya. Pada suatu kali, kami menghadiri jamuan makanan bersama Rasulullah ﷺ. Kemudian, datanglah seorang budak perempuan kecil yang kelihatan sangat berselera ketika melihat hidangan tersebut, maka dia pun bergegas mengulurkan tangannya untuk mengambil makanan. Tetapi Rasulullah ﷺ segera memegang tangannya.

Kemudian datang lagi seorang Arab badui dan kelihatan juga sangat berselera untuk menikmati hidangan itu. Beliau menahan dan memegang tangannya lalu bersabda, “Sesungguhnya setan ikut memakan makanan yang tidak sebutkan nama Allah. Dia datang bersama hamba sahaya ini untuk memakan makanan ini, maka aku pun memegang tangannya. Lalu dia juga datang bersama Arab badui ini untuk ikut makan makanan ini, maka aku pun memegang tangannya. Demi Allah yang jiwaku dalam genggaman-Nya, sesungguhnya tangan setan itu berada pada tanganku bersama tangan hamba sahaya ini.

Pada riwayat lain imam Muslim menambahkan, “Kemudian beliau menyebut nama Allah dan makan.”

Penulis berkata, “Maksud dari ‘berselera‘ di dalam hadits ini adalah cepat-cepat ingin mengambil makanan tersebut tanpa mengucapkan doa. Seolah-olah ada yang mendorongnya dari belakang.”

Imam Muslim juga meriwayatkan di dalam shahih-nya sebuah hadits dari Jabir bin Abdullah radhiallahu’anhu ia pernah mendengar nabi Muhammad ﷺ bersabda,

“Apabila seorang laki-laki memasuki rumahnya lalu dia menyebut nama Allah ketika masuk dan ketika makan, setan akan berkata kepada teman-temannya, “Tidak ada tempat penginapan dan makan malam untuk kalian. Jika dia memasuki rumahnya tanpa menyebut nama Allah setan akan berkata (kepada saudara-saudaranya),”Kalian bisa ikut menginap di dalamnya malam ini. Dan ketika makan dia tidak menyebut nama Allah, setan berkata, “Kalian bisa ikut nimbrung makan malam.”

Itulah beberapa dalil bahwa Jin itu makan dan minum. Faedah yang bisa kita ambil dari sini adalah perintah Nabi ﷺ membaca Bismillah sebelum makan. Apabila seseorang makan dan dia lupa membaca basmalah pada awalnya, maka hendaklah ketika ingat dia mengucapkan, “Bismillahi awwalahu wa akhirahu.” Dan makan minum dengan tangan kanan.

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Fenomena, Ngaji, Ruqyah Syar'iyyah dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.