Menjaga Kekhusyu’an Dan Keikhlasan Hati

Kopisruput.net – Menjaga kekhusyu’an dan keikhlasan hati itu tidak mudah sob. Karena hati manusia itu lemah dan selalu berubah ubah. Mungkin kita pernah merasa tidak khusyu’ ketika shalat, kita pernah sesekali menyesali sesuatu yang pernah kita beri ke orang lain padahal dulunya sudah ikhlas memberi. Tentunya hal seperti ini bisa mengurangi kualitas amal dan ibadah kita, atau bahkan bisa merusak pahala kita. Lalu bagaimana menyikapinya?

1. Perlu kita ingat bahwa syaithon senantiasa menggoda anak Adam dengan berbagai macam pikiran dan was was.

2. Hati senantiasa berbolak balik

Maka nasehat bagi seorang hamba yang pertama, hendaklah berdoa kepada Allah untuk menetapkan hatinya di atas keikhlasan dan selalu istiqomah. Karena was was syaithon senantiasa berhembus. Kedua, kita bisa memandang rendah amal yang kita lakukan, kita juga bisa beramal secara sembunyi sembunyi untuk mengikhlaskan hati.

Dan perlu diketahui bahwa diantara sesuatu yang paling sulit bagi Sufyan Ats Tsauri adalah meluruskan niat, karena seringnya ia berubah rubah. Maka jika kita dapati tiba tiba tidak ikhlas atau tidak khusyu’ dalam pertengahan shalat misalnya. Maka berusahalah untuk kembali ikhlas dan khusyu’. Dan memohon ampun atas segala kelemahan dan kekhilafan diri kita kepada Allah.

Memperbanyak Doa.

Diantara doa agar mendapatkan keteguhan dan ketegaran di atas jalan yang lurus adalah,

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

“Ya Rabb kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (QS. Ali Imron: 8)

Do’a yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan adalah,

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik (Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”

Ummu Salamah pernah menanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kenapa do’a tersebut yang sering beliau baca. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya menjawab,

يَا أُمَّ سَلَمَةَ إِنَّهُ لَيْسَ آدَمِىٌّ إِلاَّ وَقَلْبُهُ بَيْنَ أُصْبُعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ اللَّهِ فَمَنْ شَاءَ أَقَامَ وَمَنْ شَاءَ أَزَاغَ

“Wahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya.”

Dalam riwayat lain dikatakan,

إِنَّ الْقُلُوبَ بِيَدِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ يُقَلِّبُهَا

“Sesungguhnya hati berada di tangan Allah ‘azza wa jalla, Allah yang membolak-balikkannya

Sumber: Rumaysho dan Ustadz Zakariya Rizky حفظه االل (@Ukhuwah Fil Hijrah)

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Nasehat, Ngaji, Tips and Trik dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.