Mengenali Siapa Saja Mahram Kita, Yuuk!

Kopisruput.net – Mahram adalah semua orang yang haram untuk dinikahi selamanya karena sebab keturunan, persusuan dan pernikahan dalam syariat Islam. Untuk itu setiap muslim wajib mengetahui mahramnya, karena mahram ini berkaitan dengan banyak masalah. Seperti tidak bolehnya wanita bepergian jauh (bersafar) kecuali dengan mahromnya. Tidak boleh seorang laki-laki dengan wanita berduaan kecuali dengan mahromnya. Wanita dan pria tidak boleh jabat tangan kecuali itu mahromnya. Dan masih banyak masalah lainnya.

Yang dimaksud mahrom adalah wanita yang haram dinikahi oleh laki-laki. Mengenai mahrom ini telah disebutkan dalam firman Allah Ta’ala yang Artinya,

“Dan janganlah kamu kawini wanita-wanita yang telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh). Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari isteri-isteri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina.” (QS. An Nisa’: 22-24)

Muslim di Asia Tenggara sering salah dalam menggunakan istilah mahram ini dengan kata muhrim. Karena sebenarnya kata muhrim itu sendiri memiliki arti yang lain. Dalam bahasa arab, kata muhrim (muhrimun) artinya orang yang berihram dalam ibadah haji. Jadi jangan salah ya….yang benar adalah Mahram.

Oke, kalau begitu ketahui dulu batasan-batasan kepada yang bukan mahram berikut ini yak,

1. Tidak boleh berjabat tangan

“Seandainya kepala seseorang ditusuk dengan besi itu lebih baik drpada menyentuh wanita yang bukan mahromnya” [HR.Thabrani]

2. Tidak boleh safar berdua

“Tidak halal bagi wanita yang beriman kepada Allah di hari akhir untuk mengadakan safar sehari semalam tidak bersama mahramnya.” [HR.Bukhori no 1088]

3. Tidak boleh berkhalwat (berdua-duaan) kecuali dengan mahromnya.

4. Tidak boleh menampakkan Aurat kecuali pada mahromnya.

Nah sekarang udah tau belum siapa saja mahram kita? Lebih jelasnya lihat tabel mahram pada gambar. Yang berwarna merah adalah yang bukan mahram.

Mahrom terbagi menjadi dua macam yakni

[1] Mahrom muabbad, artinya tidak boleh dinikahi selamanya seperti ibu, bibi dari ibu, anak perempuan, keponakan dan seterusnya

[2] Mahrom muaqqot, artinya tidak boleh dinikahi pada kondisi tertentu saja dan jika kondisi ini hilang maka menjadi halal.

Rinciannya bisa dilihat di ( muslim.or.id )

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Nasehat, Ngaji, Umum dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.