Nenek-Nenek Tidak Akan Masuk Surga, Nah Lho?

Kopisruput.net – Nenek tua tidak akan masuk surga, benarkah demikian? Sebuah hadits dibawakan oleh Imam Tirmidzi dalam Asy Syamail Muhammadiyah.

عَنِ الحَسَنِ قَالَ : أَتَتْ عَجُوْزٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ : يَا رَسُوْلَ اللهِ ! اُدْعُ اللهَ أَنْ يُدْخِلُنِي الجَنَّةَ .فَقَالَ : ” ياَ أُمَّ فُلاَن ! إِنَّ الجَنَّةَ لاَ تَدْخُلُهَا عَجُوْزٌ ” . قَالَ : فَوَلَّتْ تَبْكِي . فَقَالَ : “أَخْبِرُوْهَا أَنَّهَا لاَ تَدْخُلُهَا وَ هِيَ عَجُوْزٌ ، إِنَّ اللهَ تَعَالَى يَقُوْل

إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً (35) فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا (36) عُرُبًا أَتْرَابًا (37)

Dari Al Hasan berkata, seorang nenek tua pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nenek itu pun berkata,

“Wahai Rasulullah, berdo’alah pada Allah agar Dia memasukkanku dalam surga.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Ummu Fulan, Surga tak mungkin dimasuki oleh nenek tua.”

Nenek tua itu pun pergi sambil menangis.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda, “Kabarilah dia bahwa surga tidaklah mungkin dimasuki dia sedangkan ia dalam keadaan tua. Karena Allah Ta’ala berfirman,

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al Waqi’ah: 35-37). (HR. Tirmidzi dalam Asy Syamail Muhammadiyah no. 205, hadits hasan menurut Syaikh Al Albani. Lihat Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 2987)

Artinya, memang yang masuk surga tidak ada yang tua. Karena semua yang di surga ketika itu kembali muda.

Sebagaimana disebutkan dalam Tafsir Al Jalalain (hal. 546), yang disifati dalam ayat di atas:

  • Bidadari yang menyejukkan pandangan tersebut langsung diciptakan tanpa pakai proses kelahiran.
  • Bidadari tersebut dalam keadaan perawan dan tidak pernah mengalami sakit.
  • Bidadari itu sangat mencintai suaminya dan sebaya umurnya.

Iya benar kan…? karena yang masuk surga akan kembali menjadi gadis.Berarti tidak ada nenek tua yang masuk surga karena semuanya sudah kembali dalam keadaan gadis yang masih perawan. Subhanallah.😁😁

Hadits tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ sebagai sosok mulia juga memiliki sisi humoris. Islam tidak melarang kita untuk bercanda, selama hal itu tidak dilakukan secara berlebihan, apa lagi sampai berbohong agar membuat orang lain tertawa.

Semoga Allah memudahkan kita semua merasakan berbagai macam nikmat di surga.

اللَّهُمَّ إِنِّا نَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ

Ya Allah, kami memohon kepada-Mu surga dan jauhkanlah kami dari neraka.

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.