Keutamaan 10 Hari Pertama Di Bulan Dzulhijjah Dan Amalan Sunnah Yang Dianjurkan

Kopisruput.net – Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Dzul Hijjah, salah satu bulan suci yang memiliki banyak keutamaan didalamnya termasuk 10 hari pertama dan 3 hari berikutnya yang disebut hari tasysriq.

Keutamaan 10 hari pertama Dzul Hijjah

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Nabi ﷺ bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ. يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ: وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ.

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun (masih syahid).” [Shahih: HR. Al-Bukhari no 969]

Al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullah mengatakan,

“Hadits ini menunjukkan bahwa beramal pada 10 hari bulan Dzulhijjah lebih dicintai di sisi Allah Ta’ala daripada beramal pada hari-hari yang lain tanpa pengecualian. Jika beramal pada hari-hari itu lebih dicintai oleh Allah maka hal itu lebih utama di sisi-Nya.”

Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah mengatakan,

“Yang jelas bahwa sebab keistimewaan 10 hari bulan Dzulhijjah adalah pada bulan ini terkumpul sejumlah ibadah utama seperti shalat, puasa, shodaqoh, dan haji di mana hal tersebut tidak didapati pada bulan-bulan selainnya.”

Intinya, keutamaan sepuluh hari awal Dzulhijah berlaku untuk amalan apa saja, tidak terbatas pada amalan tertentu, sehingga amalan tersebut bisa shalat (Sunnah rawatib, tahajjud, witir, sunnah mutlak), sedekah, membaca Al Qur’an, dan amalan sholih lainnya. Sehingga sangat dianjurkan untuk mengisi hari hari uang mulia ini dengan banyak beribadah dan meningkatkan kualitas amal ibadah.

Amalan Sunnah Yang Di Anjurkan

Menunaikan Haji

Rasulullah ﷺ bersabda, “Umroh ke umroh berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga.” [Shahih: HR. Al-Bukhari no 1773]

– Berpuasa 9 Hari

Disunnahkan untuk berpuasa dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijah. Dari Hunaidah bin Kholid, dari istrinya, beberapa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,

عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), dan berpuasa tiga hari setiap bulannya,…”[Shahih: HR. An-Nasa-i IV/205]

Jika kita tidak mampu berpuasa 9 hari pertama ini, paling tidak jangan sampai meninggalkan puasa 1 hari di hari Arafah (9 Dzul Hijjah) atau biasa dikenal puasa Arafah. Tentang keutamaan puasa Arafah ini bisa di lihat di [Keutamaan Puasa Arafah]

Berdzikir

Memperbanyak takbir, tahlil, tasbih, istigfar dan doa merupakan amal amal sholeh yang sangat dianjurkan pada seluruh waktu dan setiap keadaan terhenti pada hari-hari yang mulia. Di syariatkan secara khusus untuk mengumandangkan takbir di hari Arafah (9 Dzul Hijjah)

Bertaubat

Adalah kembali kepada Allah Ta’ala dari perkara-perkara yang dibenci oleh Nya secara lahir dan batin menuju kepada hal-hal yang dicintai-Nya. Serta menyesali atas dosa dosa yang telah lalu meninggalkannya seketika itu juga dan bertekad untuk tidak mengulanginya kembali.

Demikian sobat, sudah seharusnya setiap muslim menyibukkan diri di hari tersebut (sepuluh hari pertama Dzulhijah) dengan melakukan ketaatan pada Allah, dengan melakukan amalan wajib, dan menjauhi larangan Allah.

Sumber : Rumaysho, Amalan Sunnah Setahun (Yazid Bin Abdul Qadir Jawas)

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Ngaji dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.