Inilah Doa Berbuka Puasa Yang Utama

Kopisruput.net – Seperti kita ketahui bersama ada dua doa berbuka puasa yang paling populer di masyarakat. Yang pertama adalah Dzahabbatdhoma’u…dst Dan yang kedua adalah Allahumma Lakasumtu…dst. Dari dua doa tersebut manakah yang utama?

Berdoa ketika berbuka puasa yang benar adalah doa yang pertama.

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, dia berkata, “Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jika berbuka puasa selalu membaca:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ.

“Telah hilang rasa haus dan telah basah urat-urat, serta telah ditetapkan pahala, insya Allah.” (HR. Abu Dawud no. 2340 dan hadits ini hasan).

Doa ini para ulama sepakat tidak ada perselisihan dan berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan ini doa yang lebih utama. Dan bagi kita, pahala berdoa dari Allah ‘azza wa jalla dan pahala mengikuti sunnah Nabi-Nya.

Sedangkan doa yang kedua, yakni Allahumma Lakasumtu sama sama dari redaksi Sunan Abu Dawud namun kualitas haditsnya lemah menurut banyak ulama karena ada periwayatnya yang dinilai dhaif.

Membaca doa buka puasa sebelum atau sesudah berbuka?

Umumnya doa terkait perbuatan tertentu, dibaca sebelum melakukan perbuatan tersebut. Namun jika melihat arti doa di atas, dzahir menunjukkan bahwa doa ini dibaca setelah orang yang berpuasa itu berbuka. Syiakh Ibnu Utsaimin menegaskan:

لكن ورد دعاء عن النبي صلى الله عليه وسلم لو صح فإنه يكون بعد الإفطار وهو : ” ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء الله ” فهذا لا يكون إلا بعد الفطر

“Hanya saja, terdapat doa dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika doa ini shahih, bahwa doa ini dibaca setelah berbuka. Yaitu doa: Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…dst. doa ini tidak dibaca kecuali setelah selesai berbuka.” (Al-Liqa As-Syahri, no. 8, dinukil dari Islamqa.com)

Jadi, urutan yang tepat untuk doa ketika berbuka adalah:

1. Membaca basmalah sebelum minum air (berbuka).

2. Berbuka dengan minum air.

3. Lalu membaca doa berbuka: Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…dst.

4. Lalu bisa dilanjutkan dengan makan beberapa butir kurma atau takjil.

Menyegerakan Berbuka
‘Amr bin Maimun al-Audi rahimahullah meriwayatkan:
كَانَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ أَعْجَلُ النَّاسِ إِفْطَارًا وَأَبْطَأُهُمْ سَحُورًا

“Para sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling bersegera berbukanya dan paling lambat sahurnya.” (HR. Al-Baihaqi, 4/238 dan Al-Hafizh Ibnu Hajar menshahihkan sanadnya)

Seperti yang diriwayatkan Sahl bin Sa’d radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لاَ يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

“Senantiasa manusia berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan buka puasa.” (HR. Al-Bukhari, 2/1856 dan Muslim, 2/1098)

Semoga Allah berkahi kita dan diterima amal ibadah kita di dalamnya. Wabillahi taufiq.

Sumber: Konsultasisyariat, Bimbinganislam, ustad Subhan Bawazier, Ust Adi Hidayat

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Ngaji, Sekitar Kita, Tips and Trik, Umum dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.