Rumah Tusuk Sate Dalam Pandangan Ruqyah Syar’iyyah

Kopisruput.net – RUMAH TUSUK SATE atau rumah yang posisinya terletak mengarah ke arah jalan yang arusnya menghadap langsung ke rumah tersebut. Dan biasanya ada di ujung pertigaan atau pas diujung tikungan jalan.

Dalam pandangan Feng Shui dan secara adat/kepercayaan masyarakat tertentu, rumah tusuk sate dianggap sebagai rumah yang mengandung aura buruk, sial, bahaya, dan sebagainya. Sehingga diperlukan penetral dengan berbagai cara hingga ritual upacara yang itu semua lebih dekat dengan kebatilan.

Nah, bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini?? Pak ustadz Sunarko, pembina Ruqyah Center Sidoarjo (RCS) menjelaskan,

“Jika kita melihatnya dari tinjauan Ruqyah Syar’iyyah, posisi rumah tusuk sate seperti itu berpeluang selalu mendapat tatapan pandangan mata setiap orang yang melalui arus jalan tersebut. Dan itu berpotensi mendapatkan ‘ain terus menerus. Keadaan demikian berpeluang mencelakakan/merusak rumah tersebut dan efek kelanjutannya tentu kepada penghuninya.”

Apa Itu ‘Ain?? Ain atau Al Ain adalah penyakit atau hal hal buruk yang disebabkan oleh tatapan mata orang yang dengki atau kagum secara berlebihan tanpa di ikuti dengan mengucapkan kalimat tayyibah. Silahkan baca di pembahasan tentang Ain di artikel sebelumnya, (DISINI).

Lalu bagaimana solusinya? Beliau melanjutkan, beberapa hal yang perlu dilakukan antara lain:

• Dalam hal antisipasi, perlu dituliskan dengan huruf yang cukup besar tulisan MASYAA ALLAAH WA TABAARAKALLAAH yang mudah dibaca oleh setiap orang yang menatapkan pandangannya ke rumah tersebut.

• Dalam hal terapinya, bisa dengan membuat air ruqyah gangguan ‘Ain. Yaitu, membacakan ayat-ayat Al-Quran dan doa dari gangguan ‘Ain. Kemudian dihembuskan ke se-ember besar air, lalu semprotkan ke rumah tersebut terutama bagian yang paling sering terlihat.

WaLLaahu a’lam.

Sumber pic.: Google.

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Fenomena, Opini, Sekitar Kita, Tips and Trik, Umum dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.