Mendaftarkan Calon Bayi Ke BPJS Kesehatan Untuk Peserta Mandiri

image

Kopisruput.net – Dulur, kali ini saya mau cerita sedikit tentang pengalaman saya beberapa waktu lalu mendaftarkan calon bayi (masih dalam kandungan) ke BPJS. Dulu ketika anak pertama lahir, saya masih belum tahu jika calon bayi bisa mendapatkan layanan BPJS kesehatan, sehingga biayanya pelayanan untuk bayi dulu di tanggung sendiri. Dan dari pengalaman tersebut akhirnya untuk calon bayi kedua kali ini saya mendaftarkannya ke BPJS.

Tujuan mendaftarkan calon bayi menjadi peserta bpjs ini agar nanti saat persalinan, ibu dan bayi akan mendapatkan pelayanan kesehatan dari BPJS.

Dengan mendaftarkan bayi menjadi peserta bpjs sebelum bayi itu dilahirkan, maka ketika bayi dilahirkan dan membutuhkan penanganan kesehatan maka biaya untuk kesehatan bayi akan ditanggung BPJS kesehatan. Nah, untuk orang tua yang belum mendaftarkan calon bayinya, segera daftarkan calon bayinya ya…😊

Bagaimana proses pendaftaran calon bayi BPJS? Apa saja persyaratannya?

Perlu diketahui syarat mendaftarkan bayi yang belum lahir hanya bisa dilakukan untuk orang tua yang menjadi peserta BPJS mandiri.

Syarat selanjutnya,
– Usia kandungan sudah 7 bulan ke atas.
– Orangtua bayi berstatus sebagai peserta aktif BPJS kesehatan dan terdaftar sebagai peserta PBPU atau peserta Mandiri. Dibuktikan dengan membawa kartu BPJS.
– Kemudian melampirkan Surat Keterangan Dokter yang bisa kita dapatkan dengan meminta ke dokter tempat kita biasa memeriksakan kandungan.
– Kemudian kita ke kantor BPJS mengisi data formulir pendaftaran.
Di formulir pendaftaran, data nama calon bayi dicantumkan menggunakan Identitas Ibu, misalnya “Calon Bayi Ny. Fulan“.
– Kelas bayi di samakan dengan kelas BPJS orang tua.

Setelah selesai mengisi formulir, lengkapi syarat lainnya seperti KK, KTP orang tua, Kartu BPJS orang tua, surat keterangan dokter jadi satu, dan hasil USG jika ada (karena pengalaman kemarin hasil USG tidak ditanyakan petugas). Kemudian silakan mengantri ke petugas di loket pendaftaran.

Di loket pendaftaran, petugas akan memeriksa kelengkapan persyaratannya dan menanyakan perkiraan tanggal kelahiran. Untuk perkiraan kelahiran, kita sebutkan sesuai perkiraan dari dokter saja.
Setelah semua lengkap, pendaftaran akan di proses oleh petugas.

Proses pendaftaran selesai… kita tinggal menunggu konfirmasi pemberitahuan melalui SMS dari BPJS jika calon bayi sudah terdaftar.

Iuran pertama untuk bayi yang masih dalam kandungan dibayar pada saat bayi telah dilahirkan atau paling lambat 3 bulan setelah lahir, dan sekaligus anda merubah data bayi di kantor BPJS terdekat dengan membawa KK, KTP, surat keterangan bayi baru lahir dari dokter dan SMS dari BPJS yang kita terima saat pendaftaran tadi.

Nah, demikian sob cara mendaftarkan bayi yang belum lahir di BPJS Kesehatan.
Semoga berguna.

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Kesehatan, Umum dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s