Kenapa Kita Dianjurkan Memangku Bayi dan Menyuruh Anak Kecil Masuk Rumah Ketika Maghrib? Ini Jawabannya…

image

Waktu istri melahirkan anak pertama dulu, saya masih teringat pesan ibu saya ketika sore menjelang Maghrib, “Nak, bayinya sambil dipangku ya, sampai habis Maghrib”. Sebagai anak saya cuma mengiyakan, meski sebenarnya kadang kadang juga penasaran kenapa ya kita harus memangku atau menggendong bayi kita saat Maghrib tiba hingga Maghrib berlalu.

Pernah saya menanyakannya, tapi jawabannya seperti biasa “iku wes dadi adate/nasehat wong tuwo biyen” (itu sudah menjadi adat/nasehat orang tua dulu). Nah wes…Kalo gitu gak bisa ngomong lagi deh…๐Ÿ˜…
Tapi ternyata tahukah kita, jika perintah menggendong dan memangku bayi ini bukan hanya sekadar wejangan (nasehat) orang tua yang berbau mitos, atau juga tahayul. Tapi ini juga sudah dijelaskan oleh Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi Wassallam.

Dari Jabir, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam bersabda,

ูŽ ุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ุฌูู†ู’ุญู ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽู…ู’ุณูŽูŠู’ุชูู…ู’ ููŽูƒููู‘ููˆุง ุตูุจู’ูŠูŽุงู†ูŽูƒูู…ู’ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ูŠูŽู†ู’ุชูŽุดูุฑู ุญููŠู†ูŽุฆูุฐู ููŽุฅูุฐูŽุง ุฐูŽู‡ูŽุจูŽ ุณูŽุงุนูŽุฉูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ููŽุฎูŽู„ู‘ููˆู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุบู’ู„ูู‚ููˆุง ุงู’ู„ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจูŽ ูˆูŽุงุฐู’ูƒูุฑููˆุง ุงุณู’ู…ูŽ ุงู„ู„ู‡ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุดู‘ูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽูู’ุชูŽุญู ุจูŽุงุจู‹ุง ู…ูุบู’ู„ูŽู‚ู‹ุง ูˆูŽุฃูŽูˆู’ูƒููˆุง ู‚ูุฑูŽุจูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุงุฐู’ูƒูุฑููˆุง ุงุณู’ู…ูŽ ุงู„ู„ู‡ ูˆูŽุฎูŽู…ู‘ูุฑููˆุง ุขู†ููŠูŽุชูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุงุฐู’ูƒูุฑููˆุง ุงุณู’ู…ูŽ ุงู„ู„ู‡ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุนู’ุฑูุถููˆุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ูˆูŽุฃูŽุทู’ููุฆููˆุง ู…ูŽุตูŽุงุจููŠุญูŽูƒูู…ู’

“Bila malam menjelang, tahanlah anak-anak kalian karena sesungguhnya setan berkeliaran pada saat itu. Bila malam sudah gelap maka lepaskanlah mereka dan tutuplah pintu serta sebutlah nama Allah karena sesungguhnya setan tidak membuka pintu yang tertutup. Ikatlah (tutuplah) tempat-tempat air dan sebutlah nama Allah. Tutuplah bejana-bejana kalian dan sebutlah nama Allah sekalipun dengan meletakkan sesuatu di atasnya dan padamkanlah lampu-lampu (pendiangan api) kalian.” [HR Muslim no 2756]

Selain itu, dalam media lain dijelaskan bahwa matahari tenggelam di antara dua tanduk setan. Pada saat Maghrib ini dikatakan bahwa setan-setan menyebar mencari tempat untuk berlindung. Nah, kalau pada saat Maghrib rumah-rumah tidak ditutup dengan menyebut nama Allah Subhanahu Wata’ala, ada kemungkinan besar rumah tersebut bisa dimasuki setan.

Mungkin di antara kita pernah menemui bayi yang menangis terus sejak Maghrib hingga malam. Bayi yang menangis tanpa sebab yang jelas (bukan karena mengompol, haus atau sakit), bisa jadi karena diganggu setan. Alangkah baiknya kita sebagai orang tua membentengi anak kita dari ganguan jin dan setan.

Bagaimana caranya?

Untuk membentengi keluarga dari gangguan jin dan setan,
Pertama, bisa dengan membaca 10 ayat di surat Al Baqarah. Dari Ibnu Masโ€™ud r.a sesungguhnya Nabi Shallallahu โ€˜Alaihi Wassallam bersabda;

ู…ูŽู†ู’ ู‚ูŽุฑูŽุฃูŽ ุนูŽุดูŽุฑูŽ ุขูŠูŽุงุชู ุฃูŽุฑู’ุจูŽุนู‹ุฃ ู…ูู†ู’ ุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ุงู„ู’ุจูŽู‚ูŽุฑูŽุฉู ูˆูŽุขูŠูŽุฉู ุงู„ู’ูƒูุฑู’ุณูู‰ ูˆูŽุขูŠูŽุชูŽูŠู’ู†ู ุจูŽุนู’ุฏูŽู‡ูŽุง, ูˆูŽุฎูŽูˆูŽุงุชููŠู’ู…ูู‡ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ู ุฐูŽุงู„ููƒูŽ ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุชูŽ ุดูŽูŠู’ุทูŽุงู†ูŒ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุตู’ุจูุญู (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุทุจุฑุงู†ู‰)

“Barangsiapa membaca sepuluh ayat dari empat ayat pertama dari surat al Baqarah dan ayat kursi, kemudian membaca dua ayat sesudahnya dan akhirnya, maka rumah itu tidak dimasuki setan hingga pagi hari.” [HR Thabrani]

“Barangsiapa yang membaca ayat kursi pada malam hari, Allah senantiasa menjaganya dan setan tidak akan mendekatinya sampai Subuh.” [Hadits shahih]

Hadist mengenai menahan anak-anak saat Maghrib inilah yang seringkali diabaikan orang tua zaman sekarang.

Faktanya yang terjadi, banyak orang tua justru membiarkan anak-anak mereka keluyuran di luar rumah. Mereka kerap membiarkan anaka-anak mereka bermain hingga adzan Maghrib, atau berada di luar rumah saat Maghrib bahkan sampai dini hari. Padahal anak belum bisa membentengi diri dari gangguan-gangguan jin/setan yang sedang berkeliaran di waktu tersebut.

Kedua, menjauhkan rumah kita agar tidak seperti kuburan.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

ู„ุง ุชุฌุนู„ูˆุง ุจูŠูˆุชูƒู… ู…ู‚ุงุจุฑุŒ ุฅู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ูŠู†ูุฑ ู…ู† ุงู„ุจูŠุช ุงู„ุฐูŠ ุชู‚ุฑุฃ ููŠู‡ ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุจู‚ุฑุฉ

“Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim 780, At-Turmudzi 2877)

Dalam hadis ini, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam langsung membedakan rumah yang seperti kuburan dan yang tidak. Menurut Nabi, salah satu sifat yang mencolok dari ‘rumah yangย  seperti kuburan’ adalah rumah yang tidak pernah dilantunkan suara Al-Quran. Bisa saja rumahnya sekelas hotel, namun jika Al-Quran tidak pernah berkumandang dan tidak pernah dibacakan, ia tetap seperti kuburan. Rumah-rumah seperti ini, menjadi tempat datangnya setan pengganggu.

Hadits ini sekaligus mengajak kitaย  menjadikan rumah sebagai taman bacaan Al-Quran, dan terus-menerus mengumandangkan Al-Quran.

Jadi mari mulai saat ini, kita amalkan sunah-sunah Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam. Kita sibukkan anak-anak di rumah dengan doa, baca Al-Quran agar rumah dan keluarga kita terhindar dari gangguan jin dan setan.

Sumber : Hidayatullah

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Ngaji, Tips and Trik, Umum dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Kenapa Kita Dianjurkan Memangku Bayi dan Menyuruh Anak Kecil Masuk Rumah Ketika Maghrib? Ini Jawabannya…

  1. Ping balik: Ummu Sibyan (Ibu Penyakit Sawan), Jin Yang Mengganggu Anak Kecil Dan Ibu Hamil Saat Maghrib | KOPISRUPUT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s