Praktek Kecurangan Pengisian Bahan Bakar Di SPBU Akhirnya Terbongkar!!

image

Kopisruput – Sobat sekalian, baru baru ini Kepolisian berhasil membongkar kasus kecurangan pengisian BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) bernomor 34 12305, di Rempoa, Ciputat, Tangerang. Terbongkarnya kasus kecurangan ini setelah adanya laporan dari konsumen.

Dari hasil laporan konsumen tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke SPBU Rempoa dan ternyata benar mendapati praktik kecurangan. Menurut Kasubdit III Sundaling Polda Metro Jaya AKBP Adi Vivid, AB, SIK M hum, MSM, bahwa kecurangan ini dilakukan sudah berjalan selama 1 tahun.

“Kami melakukan tangkap tangan pada Kamis (2/6), setelah sebelumnya melakukan penyelidikan selama beberapa hari. Akhirnya setelah ada bukti kami melakukan penangkapan,” Tegas Adi, di Tangerang, (6/6).

Bagaimana modus operasinya??

Menurut Adi, modus operasi pengurangan dilakukan per 20 liter dikurangi 1 liter dengan alat bantu berupa mesin regulator stabilizer dan remote control/alat pengendali jarak jauh, yang dapat mempengaruhi daya arus listrik sehingga konsumen tidak mengetahui sama sekali kerugiannya.

image

Digital regulator stabilizer bermerek Bostech berguna untuk memperlambat arus listrik yang mengalir dari dispenser pengisian BBM ke kendaraan bermotor. Kemudian, remote control sebagai alat pengendalian jarak jauh untuk menghidupkan dan mematikan mesin digital regulator stabilizer. Ketiga, menambahkan komponen bermerek Omron yang bisa memengaruhi putaran mesin di dalam dispenser, sehingga jumlah yang keluar tidak sebagaimana mestinya.

Dalam pemeriksaan tersebut, pihak kepolisian langsung bekerjasama dengan petugas Metrologi Legal untuk mendampingi pemeriksaan dispenser SPBU yang diduga telah dimanipulasi.

“Akhirnya terbukti adanya praktek kecurangan, maka kami melakukan penindakan dan tertangkaplah 5 tersangka yaitu, 2 operator dan 3 pengelola. Kelima orang ini bekerjasama dan bersepakat melakukan kecurangan. Pelaku kecurangan bisa dihukum 5 tahun penjara atau pidana denda paling banyak Rp 2 miliar.” Tambah Adi.

“Jujur ini adalah motif yang sudah kita curigai dan baru saat ini kita bisa menangkap tangan kecurangan menggunakan alat bantu,” imbuhnya.

Jika melihat modus dan peralatan yang digunakan, memang hampir mustahil konsumen bisa tahu pasti jika ada kecurangan gan. Semua di lakukan secara rapi dan tertutup. Mungkin kita sebagai konsumen yang terbiasa mengisi dengan jumlah tertentu dengan jumlah sama, tentu secara feeling akan merasa ada yang janggal atau merasa pengisian BBM nya semakin sedikit.

Bagaimana pencegahannya?

Dengan di temukan kasus ini, bisa saja ada SPBU lain juga melakukan praktek serupa. Namun untuk mengetahui secara pasti SPBU mana yang melakukan kecurangan atau tidak memang tidak mudah. Salah satu cara apabila masyarakat merasa ragu dengan takaran yang diberikan, ada langkah yang bisa dilakukan. Salah satunya, menghubungi kontak 1-500000 untuk pengaduan. Yang kedua, konsumen juga bisa meminta untuk melakukan pengecekan dengan bejana tera. Semua SPBU ada bejana tera, jadi bisa minta cek on the spot langsung.

Semoga berguna.

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Peristiwa, Sekitar Kita, Tips and Trik, Umum dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s