Marak Daging Oplosan, Begini Cara Membedakan Daging Sapi Dengan Daging Babi!

image

Penjual daging sapi dipasar

Kopisruput – Sudah menjadi fenomena setiap menjelang Ramadhan gan. Daging sapi di pasar kerap kali di oplos dengan daging babi oleh pedagangnya untuk meraup untung.

Hal ini tentu sangat disayangkan sekali dan sangat merugikan terutama bagi kita yang muslim. Di tengah tengah harga daging yang terus melonjak ada saja oknum yang menjual daging tidak halal ini.

Di beberapa daerah di Jawa Timur, harga daging sapi yang biasanya seharga 70-80 ribu per kilo, sekarang menjadi 110-120 ribu per kilonya. Karena kebutuhan, meski harga tinggi banyak konsumen yang terpaksa membeli. Sementara pedagang yang nakal dan hanya ingin mengeruk untung besar, ada yang mengoplos daging sapi dengan daging babi agar harganya bisa lebih murah.

Oleh karena itu, sebagai pembeli kita harus jeli dalam memilih daging. Kita harus bisa membedakan antara daging babi dan daging sapi, agar kita tidak tertipu.

Bagaimana cara membedakan daging sapi dengan daging babi??

image

Berikut ini tips cara membedakan daging sapi dengan daging babi:

1. Dari segi warna. Daging babi memiliki warna yang lebih pucat dan warnanya lebih mendekati warna daging ayam. Namun perbedaan ini tak dapat dijadikan patokan pasti, karena warna pada daging babi oplosan biasanya dikamuflase dengan pelumuran darah sapi. Kamuflase ini dapat dihilangkan dengan perendaman di air.

2. Dari segi serat daging. Daging sapi serat-serat dagingnya tampak padat dan garis seratnya terlihat jelas. Sedangkan pada daging babi, seratnya terlihat lebih halus dan sangat renggang. Perbedaan ini semakin jelas ketika kedua daging direnggangkan bersama.

3. Dari penampakkan lemak. Daging sapi lemaknya lebih kaku, jika dipegang cepat kering. Sementara daging Babi lemaknya lebih elastis, tekstur sangat basah jika dipegang.

4. Dari penampakkan bentuk. Daging sapi memiliki tekstur yang lebih kaku dan padat dibanding dengan daging babi yang lembek dan mudah diregangkan. Daging babi sangat kenyal, sedangkan daging sapi terasa solid dan keras sehingga cukup sulit untuk diregangkan.

5. Dari segi aroma. Cara ini membutuhkan pengalaman membedakan bau daging sebelumnya. Jika Indra pembau kita sudah terlatih, pasti akan mudah membedakan kedua daging ini meski sudah di kamuflasekan.

Demikian sobat beberapa cara membedakan daging sapi dengan daging babi. Jangan terkecoh dengan harga murah. Lebih baik membeli daging yang masih digantung dan hindari daging yang sudah di kresekin atau di kantongin.
Semoga berguna.

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Fenomena, Sekitar Kita, Tips and Trik, Umum dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s