Polres Tangerang Selatan Tantang Wisnu Laporkan Pemukulan di Ciputat!!

image

Kopisruput – Kasus pemukulan pengendara motor bro Wisnuhandy oleh tiga anggota polisi di daerah Ciputat hari Senin kemarin semakin panas. Karena dari pihak Polres Tangerang Selatan (Tangsel) sendiri juga tidak terima atas pengaduan bro Wisnu di Medsos.

Polres Tangerang Selatan tidak gentar dengan ancaman Wisnu yang akan memperkarakan kasus pemukulan tersebut. Bahkan Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Prayogo menantang Wisnu jika akan memperkarakan kasus tersebut. Tapi… bila tak terbukti, polisi akan melaporkan balik dengan UU ITE.

“Ya nggak ada masalah, silakan. Pasti kita akan laporkan balik kalau tidak terbukti, sekarang kan ada ITE pencemaran nama baik melalui medsos,” jelas AKP Prayogo.

Dalam kronologis yang disampaikan Wisnu di akun facebooknya (baca di SINI), ada aksi pemukulan dari pihak polantas kepada dirinya. Namun, sebaliknya AKP Prayogo membantah jika anggota polisi melakukan pemukulan. Menurutnya petugas saat itu bereaksi karena Wisnu yang menurut mereka agresif. Prayogo menegaskan, petugas Polantas yang berada di lokasi melakukan pemberhentian kendaraan bermotor Wisnu karena melihat adanya dugaan pelanggaran di depan mata, yang tentu petugas mesti bertindak.

“Dalam KUHAP ada dalam hal tertangkap. Makanya kita bicara konteks kasus ini kan ada pelanggar di muka kita bahwa dia melakukan,” kata AKP Prayogo.

Beda penuturan yang diberikan oleh Wisnu di facebooknya kemarin, berbeda juga dengan apa yang disampaikan Polisi…haduuhh mumet gan. Mana yang benar dan mana yang salah? Yang jelas AKP Prayogo saat itu tidak di lokasi. Jadi dia hanya menyampaikan apa yang disampaikan anak buahnya.

Sekedar opini pribadi, sebenarnya kasus seperti ini menurut saya tidak perlu sampai berbuntut panjang, asalkan kedua belah pihak saling mengerti dan diselesaikan dengan kepala dingin. Kenapa hanya karena bertanya surat tugas, polisi sampai melakukan pemukulan? Bukankah lebih arif jika di jelaskan dengan baik kepada bro Wisnu. Dan bro Wisnu sendiri juga begitu…jika memang melakukan pelanggaran, seharusnya juga bisa menyadari. Dan tidak ada salahnya jika Polisi menghentikannya jika memang melakukan pelanggaran, tidak harus menunggu pada saat razia saja.

Mana yang benar, Bro Wisnu apa Polisi?? Bagaimana menurut bro sis sekalian??

Iklan

Tentang kopisruput

Newbie blogger dan masih terus belajar...
Pos ini dipublikasikan di Opini, Peristiwa, Sekitar Kita, Umum dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s